Tampilkan postingan dengan label distributor insect net. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label distributor insect net. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Juli 2019

2 Tips Cara Menanam Melon Amanta F1


Jual Insect Net Harga Murah Meriah - LIM CORPORATION

Melon amanta F1 merupakan produk unggulan Cap Panah Merah yang dapat dibuahkan lebih dari 1 buah per tanaman. Melon jenis ini direkomendasikan guna ditanam di dataran rendah hingga menengah. Pada pengkajian ini akan dibahas mengenai tips menanam bibit melon amanta F1.

BACA JUGA:
Melon amanta F1 yang merupakan jenis benih melon terbaik dan tahan penyakit dapat dipanen pada pada 60 – 65 hari setelah tanam. Bobot per buahnya dapat mencapai 1.600 hingga 2.500 gram per buah dengan potensi hasil panennya ialah 30 – 40 ton/ha.

Buah melon ini mempunyai rasa yang manis dengan kadar gula 13%. Daging buah melon tersebut berwarna putih susu dank keras.

Cara menanam bibit melon amanta F1 ialah menanam dengan penyangga bambu sebab pertumbuhan kuat dan tegap. Jenis melon ini mempunyai ketahanan dari embun tepung, penyakit kresek, dan juga tahan virus. Pahami juga tips mencegah penyakit embun tepung pada melon, tips mencegah busuk buah melon, tips mengobati cacar buah melon, dan tips mencegah penyakit embun bulu pada melon.

Tips menanam bibit melon amanta F1 yaitu sebagai berikut:

Tahap pertama: Penyemaian benih melon

Benih melon direndam terlebih dahulu sebelum dimasukan dalam air hangat sebanyak 1 liter (suhu air 20 – 25 derajat Celcius).
Sesudah direndam, semai dalam polybad dengan kedalaman 1 – 1,5 cm
Benih melon disamaikan dengan posisi tegak dan ujung calon akar menghadap ke bawah.
Tutup benih dengan campuran abu sekam dan tanah dengan perbandingan 2 : 1.
Letakkan polybag berderet di bawah sinar matahari langsung mulai terbit hingga matahari tenggelam.
Kasih plastik pelindung yang transparan dengan bagian ujung terbuka.
Agar benih cepat berkecambah, tutup polybag semai dengan karung goni basah.
Pada hari ke 3 -4, benih akan berkecambah dan karung goni dapat dibuka.
Laksanakan penyiraman secukupnya dan jangan sampai menggenang. Tipsnya dengan memakai alat gembor yang halus agar percikan air tak merusak bibit melon.
Saat bibit melon sudah berusia 10 -14 hari atau sudah mempunyai 4 – 5 helai daun maka bibit dapat dipindahkan ke kebun.


Tahap kedua: Persiapan lahan tips menaman bibit melon amanta F1

Lahan menanam melon digemburkan terlebih dahulu dengan tips dibajak dan bongkahan tanah dihaluskan.
Buat bendugan dengan tinggi 30 – 50 cm, lebar 100 – 200 cm, dan panjang 10 -15 meter atau tergantung luas lahan.
Buatlah jarak antar bedengan sebagai parit dengan jarak 50 – 60 cm.
Cek pH tanah, jika < 5 maka beri kapur pertanian sebanyak 2 ton/hektar lahan. Dolomit dicampur dengan tanah setidaknya 2 – 3 hari sebelum pemupukan dasar.
Beri pupuk dasar berupa pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 15 -20 ten/hektar. Anda juga bisa menambahkan pupuk buatan, yakni ZA (375 Kg), KCl (375 Kg), dan TSP (250 Kg) untuk 1 hektar lahan.


Campur semua pupuk dan aduk hingga rata dengan tanah bedengan dan diamkan selama 2 – 4 hari.
Kasih bedengan mulsa plastik hitam perak dengan bagian gelam menghadap ke dalam
Buat lubang tanam di permukaan mulsa. Setiap bedengan hanya diisi 2 baris lubang tanam saja. Jangka antar baris 60 cm dan antar lubang dalam barisan 50 – 60 cm.
Setiap lubang diisi satu bibit dan laksanakan pemasangan ajir bambu, yaitu 3 hari setelah bibit ditanam (panjang ajir 1,5 meter).
Laksanakan penyiraman, penyiangan, dan pemupukan secara teratur.

JUAL INSECT NET MURAH
* Info Lengkap Mengenai Harga Insect Net Klik tautan berikut ini  http://bit.ly/hargainsectnet

Bila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Insect Net untuk greenhouse atau penjemuran atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com

Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

CATATAN :
– Minimal order 1 Ball (20 roll)
– berat per ball sekitar 60kg
– harga franco Surabaya, belum termasuk biaya kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah sewaktu-waktu

Kamis, 31 Januari 2019

Cara Budidaya Sawi Hijau Dengan Menghasilkan Melimpah


DISTRIRBUTOR INSECTNET  DENGAN MURAH - Lim Corporation 

Sawi hijau adalah salah satu variant dari sawi yang digunakan pada masakan seperti campuran bakso atau mie ayam ataupu yang lainnya. 

Syarat tumbuh
Sawi adalah tanaman sayuran dapat tumbuh pada dataran rendah maupun tinggi, tapi sawi banyak dibudidayakan pada dataran rendah seperti sawah,pekarangan rumah atau ladang yang memiliki ketinggian sekitar 5 hingga 1200 meter diatas permukaan laut.

BACA JUGA:
syarat tumbuh sayuran sawi hijau:
- Pada saat masih bibit, sawi membutuhkan intensitas cahaya yang lemah sehingga butuh naungan di lahan tanam.
- Ketika pertumbuhan sawi membutuhkan intensitas cahaya yang kuat sehingga tidak memerlukan naungan lagi. sehari sawi memerlukan penyiraman sekitar 10 hingga 13 jam.
- Suhu yang dibutuhkan  untuk budidaya sawi adalah sekitar 15°C sampai 32°C dan dengan kelembaban sekitar 80 hingga 90%


Lahan Tanam
Ditanami perlu dilakukan pengolahan seperti penggemburan tanah dan membuat bedengan. Sebelum penggemburan tanah sebaiknya bersihkan lahan dari rumput atau gulma yang mengganggu, lalu baru lakukan penggemburan tanah dilakukan dengan cara dicangkul, Setelah itu buatlah bedengan dengan ketinggian berkisar antara 20 cm hingga 30 cm, lebar berkisar 1 meter dengan panjang sesuaikan dengan panjang lahan. Jarak bedengan dengan yang lain adalah sekitar 40 cm, lalu setelah bedengan jadi selanjutnya bedengan diberi pupuk kompos dengan dosis sekitar 100 kilogram untuk per 100 m2, kemudian diberi pupuk cair 1 liter air per 10 ml, tutup bedengan dengan tanah lagi, diamkan 3 hari untuk siap ditanami. bedengan sawi juga dapat dibudidayakan dengan menggunakan pot, polybag, atau rak vertikultur.

Penanaman
Setelah didiamkan selama dalam 3 hari bedengan yang siap di tanami kemudian di buat lubang dengan jarak antar lubang sekitar 15 cm dan antar baris berjarak sekitar 20 cm. Jika lubang tanam telah siap maka selanjutnya setiap lubang diberi bibit benih 1 hingga 2. Setelah bibit ditanam lalu sirami bedengan hingga basah.

Perawatan
Termasuk hal penting dalam melakukan budidaya karena hasil dari perawatan yang maksimal maka akan menghasilkan tanaman yang maksimal.

Penyiraman
Dilakukan 2 kali sehari secara teratur  yaitu pada pagi dan sore hari, atau di sesuaikan dengan keadaan musim.

Penjarangan
Lakukan penjarangan pada tanaman sekitar 2 minggu setelah penanaman. penjarangan dilakukan agar tanaman tidak tumbuh terlalu rapat.

Penyulaman
Dilakukan untuk mengganti tanaman yang sudah mati, tanaman yang terserang hama dan penyakit atau layu dengan tanaman baru.


JUAL INSCT NET
Penyiangan 
Tanaman gulma dapat dilakukan 2 hingga 4 kali selama masa tanam hingga panen sawi. Penyiangan biasanya dilakukan pada 1 hingga 2 minggu setelah penanaman.

Pemupukan
Setelah penanaman, pemupukan ditambahan dilakukan setelah 3 minggu penanaman menggunakan urea dengan dosis 50 kilogram per hektar atau menggunakan pupuk cair.

Hama Dan Penyakit
Yang sering menyerang tanaman sawi adalah: Ulat titik tumbuh, Ulat tritip , Siput , Ulat Thepa javanica, Cacing bulu , Penyakit akar pekuk, Bercak daun alternaria, Busuk basah, Penyakit embun tepung, Penyakit rebah semai , Busuk daun, busuk Rhizoctonia, Bercak daun, Virus mosaik.

Panen
Sawi dilakukan saat panen paling cepat sekitar 45 hingga 50 hari dan paling lama sekitar 70 hari setelah penanaman.Pemanenan agar dilakukan dengan cara memotong bagian pangkal batang sawi atau dengan cara di cabut. panen jangan sampai terlambat, jika terlambat maka sawi akan berbunga. sawi agar tanaman tetap segar dan tidak layu sebaiknya di percik dengan air.

* Info selengkapnya mengenai harga Insect Net klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Insect Net untuk melindungi tanaman anda dari serangga atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan Hari Besar Tutup)

Customer Service:
Telp: 031-8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com

Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

CATATAN:
– Minimal order 1 Ball (20 roll)
– berat per ball sekitar 60kg
– harga franco Surabaya, belum termasuk biaya kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah sewaktu-waktu



Rabu, 02 Januari 2019

Bisnis Baru Sangat Menjandikan Ternak Lalat Tentara Hitam Untuk Pakan Ternak

Kasa Insct Net Putih & Hijau Anti Serangga - Lim Corporation

Siapa yang tak kenal dengan lalat, serangga kecil yang sering beterbangan disaat kita makan siang maupun di kerumunan sampah. Banyak diantara kita yang tak suka dengan lalat bahkan membencinya. Mengapa? Seperti yang kebanyakan kita raskan, keberadaan lalat cukup menganggu bahkan kadang-kadang kita kesal dan bingung mengapa dan untuk apa lalat ada di dunia.

Namun sekali lagi, sebenci-bencinya kita terhadap lalat. Tuhan menciptakan setiap makhluk hidup pasti ada manfaatnya. Bahkan terkadang manfaatnya tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

BACA JUGA:
Seperi yang terjadi baru-bari ini, banyak para peternak berloba - lomba membudidayakan lalat, kenapa? Ternyata lalat dapat diperjual belikan sebagai pakan ternak seperti ayam, ikan, bebek, dll. Dan ada hal yang lain yang membuat lalat dibudidayakan yakni karena lalat memiliki harga jual yang cukup besar yakni Rp.7.000 pergram, berbeda dengan harga jual online yakni dengan harga Rp.20.000 pergeram.

Kenapa lalat bisa menjadi pakan hewan ternak karena lalat mengandung protein, lemak, dan asam amino lengkap. Kandungan itulah yang menjadikan hewan ternak kita menjadi hewan ternak yang sehat dan memiliki kualitas yang bagus

Bagi anad yang belum tau bagaimana cara membudidayakan lalat tenang jangan kawatir kami akan memberitaukan bagaimana cara budidaya lalai. Berikut adalah cara membudidayakan lalat, yaitu:

1. Menyiapkan Rungan Berjaring ini bertujuan agar mencegah lalat berkeliaran serta menjadikan kandang untuk membudidayakan lalat. Adapun jaring yang bisa kita gunakan adalah jaring kasa Insct Net, kasa ini cukup sesuai digunakan karena memiliki ukuran lobang yang cukup rapat sehingga lalat tidak dapat keluar dari kandangnya.

2. Membeli bibit lalat berjenis Black Soldier yang nantinya akan dikembangbiyakan didalam kandang budidaya.


3. Menyiapkan Kotak sampah dari kayu dan beri saringan. Dari tempat itu akan muncul belatung yang bisa menjadi sumber makanan lalat yang sedang anda kembang biyakan.

4. Bagian atas dalam kandang beri potongan - potongan kardus yang nantinya akan menjadi tempat lalat bertelur.

5. Tarulah wadah dibawah potongan kardus yang nantinya akan menjadi wadah saat telur lalat di rongga-rongga kardus tersebut terjatuh dari tempatnya, kemudian biarkan wadah dan telur-telur itu tetap disitu sampai telur menjadi larva. 

6. Setelah beberapa hari telur akan menjadi larva, nah larva ini lah yang akan menjadi pakan hewan ternak. Setelah itu lakukan lah pemanenan untuk dijual ke pada perternak yang membutuhkan. 

JUAL INSCT NET
* Info selengkapnya mengenai harga Insect Net klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Insect Net untuk melindungi tanaman anda dari serangga atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan Hari Besar Tutup)

Customer Service:
Telp: 031-8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00)
Mobile: 0852 3392 5564 / 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan Admin klik salah satu tuntan berikut:

CATATAN:
- Minimal order 10 roll
- Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim Ke kota tujuan
- Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Jumat, 21 Desember 2018

Cara paling Ampuh Membasmi Hama Pada Bunga Kamboja

Distributor Kasa Insct Net Putih & Hijau - Lim Corporation

Tanaman Kamboja atau bisa juga disebut dengan tanaman adenium. Banyak orang salah mengartikan nama dari bunga ini, sering kali orang mengartikan bunga kamboja adalah bunag kamboja - komboja yang berada di pemakaman. Bunga kamboja merupakan salah satu bungah yang digemari karena keindahannya, bunga kamboja pada umumnya digunakan untuk aksesori dan hiasan lainnya, dan tumbuhan kamboja pada umumnya ditempatkan disetiap setiap rumah, karena keunikan dari pohon bunga kamboja ini lah yang membuat sebuah daya tarik tersendiri oleh para pecinta bunga.

Untuk anda yang senang berbudidaya bunga kamboja anda harus merawatnya dengan baik, salah satu cara merawat yang benar dan baik ialah dengan cara mencegah hama agar tidak bisa merusak tanaman kambuja anda. Berikut ialah penjelaskan bagaimana cara membasmi hama yang ada di bunga kamboja.

Baca Juga :
Hama aphid
Aphid ini merupakan suatu hama yang berwujudkan kutu yang mempunyai warna kuning, hama aphid umumnya hidup berkelompok dengan jumlah yang sangat banyak. Hama ini suka menggangu tanaman Adenium, dengan cara menyerang, memakan, serta menghisap beberapa cairan sel pada daun yang muda.

Ciri daun yang sudah terkena serangan hama aphid adalah daun berubah keriting, menjadi hitam, serta akan mengering. Aphid gemar bersembunyi pada balik pucuk tanaman adenium, tepatnya pada bagian area bawah daun serta di bagian tangkai bunga.

Untuk penanganan hama aphid ini dapat dikerjakan dengan cara menyemprotkan cairan pestisida demiter, tahap penyemprotan pestisida tersebut dilakukan pada sisi yang terkena serangan saja serta cukup dilakukan dalam kurun waktu 1 minggu sekali, dengan lamanya sekitar 3 minggu.


Hama red spider
Red Spider adalah suatu hama yang sering menyerang bagian tanaman dari Adenium. Hama ini gemar sekali bersembunyi di bawah permukaan daun muda, untuk menghisap suatu cairan pada daunnya. Daun yang terkena serangan hama ini bakal berubah warna menjadi sangat kusam dan mengerut, hama ini sering melancarkan serangan saat musim kemarau.

Untuk penanganannya dapat dilakukan dengan cara menyemprotkan cairan pestisida yang bahannya dari hasil campuran dari Curacron, Kelthane, atau Omite. Dosis untuk pestisida yang digunakan untuk diberikan sesuai dengan anjuran yang tertera pada kemasan pestisida.

Hama thrips
Thrips merupakan semacam hama kutu yang mempunyai warna hitam yang bisa bergerak amat cepat. Hama trips sering sekali menyerang di bagian bunga yang belum saatnya mekar, maka bunga bisa gagal mekar kemudian mengering. Serangan trips dapat dicegah dan ditangani dengan cara menyemprotkan cairan insektisida Agrimex, Pegasus, dan  Confidor pada bagian yang terkena serangan dari hama trips.

Sekian ulasan dari kami mengenai cara membasmi hama di bunga kamboja semoga tulisan diatas dapat berguna dikemudian hari. Sekian dari kami assalamualikum.

jual insect Net
* Info selengkapnya mengenai harga Insect Net klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Insect Net untu melindungi tanaman anda dari serangga atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja. (Minggu dan Hari Besar Kami Tutup).

Customer Service :
Telp : 031 - 8830487
Mobile : 0852 3392 5564 / 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950
Email : limcorporation@gmail.com
Whatsapp : Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

Catatan :
- Minimal order 10 roll
- Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim Ke kota tujuan
- Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Sabtu, 24 November 2018

Mengenal Hama Yang Biasa Menyerang Tanaman Tomat Agar Bisa Mengantisipasi Adanya Hama Tomat

Menjual Kasa Anti Seranga Yakni Insct net - Lim Corporation

Tomat adalah salah satu jenis tanaman hortikultura yang mempunyai potensi untuk dibudidayakan di negara beriklim tropis seperti di indonesia. Tanaman tomat bisa di tanam di dataran tinggi ataupun dataran rendah. Tanaman tomat yang ditanam di daerah dataran rendah yang paling sesuai adalah varietas yang tahan terhadap suhu panas.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam proses budidaya tomat yakni adalah hama. Adanya hama yang biasa menyerang tanaman tomat adalah ancaman serius untuk para petani tomat dan petani lainya. Dimana serangan hama dan penyakit pada tomat akan mengurangi produksi saat panen, bahkan bisa mengakibatkan gagal panen pada saat waktu panen tiba.

Baca Juga : 

Hama adalah hal yang paling mengerikan bagi para petani tomat ataupun petani tanaman lainnya. Sebab hama bisa mengganggu pertumbuhan tomat. Dampaknya jika tanaman tomat diserang oleh hama, tanaman tomat bisa saja tak berproduktivitas tinggi lagi atau juga bisa tanaman tomat mati.

Hama dapat menyerang tanaman tomat bukan serta merta menyerang tanaman tapi ada sebabnya. Penyebab dari adanya hama ialah karena gulma tak pernah dilakukan proses pensiangi atau dibersihkan dan perawatan.

Untuk itu, penting bagi anda untuk mengenali hama yang biasa menyerang tanaman tomat. Mengenal hama yang dapat menyerang tanaman tomat, kita akan bisa mengambil tindakan apa yang perlu kita lakukan untuk mengendalikan hama dan penyakit tersebut.

Dengan mempelajari hama dan penyakit tomat beserta cara pengendalianya diharapkan, akan bisa membantu keberhasilan pada saat proses budidaya tanaman tomat.

Berikut adalah beberapa hama yang dapat menyerang tanaman tomat dan cara mengendalikannya, yaitu :

1. Kutu daun Thrips Tomat
Ciri-ciri  yang menonjol dari kutu daun thrips ialah mempunyai panjang 1 mm dan mempunyai warna hitam. Kutu daun thrips ini menyerang bagian daun tanaman. Akibatnya dari proses fotosintesis pada tanaman akan terganggu sebab proses fotosintesis terganggu atau bahkan bisa juga terhenti total.

Kutu daun thrips ini sering menghisap cairan yang berada didaun tanaman. Ciri - ciri dari serangan kutu daun thrips ialah daun tanaman akan mengalami perubahan warna menjadi putih. Serangan yang sudah parah akan menyebabkan daun menjadi kering dan seiring berjalanya waktu tanaman akan mati.

Cara pengendalianya adalah dengan cara memberi cairan insektisida sesuai dengan dosis yang ditentukan. Sedangkan cara untuk pencegahan serangan hama ini ialah dengan cara membersihkan gulma disekeliling tanaman tomat sebab kutu daun thrips kebanyakan berlindung pada bagian gulma.

2. Ulat Buah Tomat
Ulat buah tomat ini biasa melakukan penyerang pada bagian daun, bunga, dan buah tanaman tomat. Ciri-ciri dari hama ulat buah tomat ialah mempunyai panjang tubuh sekitar 3 cm.

Ulat ini mempunyai warna tubuh coklat sampai hitam. Tubuhnya diselubungi oleh bulu-bulu halus. Yang akan terjadi jika ulat buah tomat ini menyerang salah satu bagian tanaman seperti buah tomat adalah munculnya lubang yang mengelilingi buah. Tanaman tomat akan infeksi dan mengalami kebusukan (mati).

Pengendalian ulat buah tomat ini dapat dilakukan dengan memasang perangkat yang memiliki cahaya ultraviolet, membunuh telur beserta ulatnya, dan membersihkan tanaman liar di sekitar tanaman tomat.

Cara pengendalian ulat  buah, dan caranya antara lain dengan membersihkan lingkungan dari rerumputan yang biasa menjadi tempat sembunyi ulat atau juga bisa menjadi tempat tinggal ulat, dan ambil buah yang telah terserang ulat lalu dimusnahkan.

Selain itu anda juga bisa mengendalikan dengan menyiramkan insektisida, seperti Ludo 310EC, Prevanthon 50SC, atau Diazino 60EC. Penyemprotan lebih baiknya dikerjakan dengan dosis yang sesuai.

3. Kutu daun Aphis Hijau Pada Tomat
Kutu daun hijau lebih populer disebut dengan kutu hijau. Ciri-ciri dari kutu hijau ialah mempunyai panjang tubuh 2 mm. Warna tubuhnya adalah cokelat hingga hitam.

Kutu daun hijau ini paling sering menyerang bagian bawah daun tanaman tomat. Ciri-ciri dari serangan kutu daun hijau ialah tanaman menjadi kecil (kerdil), daun menjadi tidak bagus dan tergulung. Kutu hijau adalah penyalur virus. Itu mengartikan bahwa tanaman akan terkena virus yang ditularkan oleh kutu  daun.

Penyakit virus termasuk penyakit yang dapat mematikan. Jika kutu daun hijau ini tak cepat - cepat dibasmi, maka akan mengakibatkan tanaman menjadi busuk dan lebih parahnya lagi tanaman akan mati .

Kutu hijau ini dapat dikendalikan dengan menjaga kebersihan areal budidaya dari tanaman inang. Selain itu, juga dapat dilakukan dengan penyemprotan akarisida berbahan aktif abamectin.

4. Ulat Tanah (Agrotis ipsilo hufn)
Serangan hama tersebut di tandai dengan terlepasnya tanaman pada bagian pangkal batang yang akan mengakibatkan tanaman menjadi busuk, rusak, dan lebih paranya lagi tanaman bisa mengalami kematian. Pengendalian hama ini dapat dikerjakan dengan melaksanakan sanitasi kebun atau lahan selain itu juga bisa dengan melakukan peyemprotan dengan insektisida sesuai dengan dosis yang ditentukan.

Cara pengendalianya, yakni dengan menggunakan mulsa plastik dimana mulsa bisa meningkatkan suhu di dalam tanah, sehingga pupa dan ulat tak akan bisa bertahan hidup pada tanah. Lakukan pengolahan tanah dengan bagus, dan jika perlu lakukan penyemprotan menggunakan insektisida.

* Ayo bergabung di Fanpage kami "Pertanian & Perkebunan" agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

5. Lalat Buah (Bactrocera sp)
Hama tersebut mempunyai ukuran sekitar 8 mm denga warna tubuh hijau matang kehitaman dan mepunayi sayap tranparan. Sedangkan pada saat belatung muda mempunyai warna putih dan kekuningan apabila menjelang dewasa pada daging tomat. Tomat yang terserang hama ini akan mengalami pembusukan dan terdapat belatung di dalamnya.

Pengendalian hama ini dapat dikerjakan dengan cara melaksanakan pengolahan dengan cara yang baik dan benar, membuat perangkap, namun bila sudah terlanjur terserang dapat dilakukan pemetikan tomat lalu membakarnya supaya tidak menyebar pada buah yang lainnya.

Cara mengendalikan hama lalat buah, antara lain sanitasi lingkungan, buang dan musnahkan buah yang terserang hama tersebut, dan lakukan pengolah tanah disekitar tanaman supaya pupa dalam tanah mati.

Selain itu dapat dikerjakan pengendalian dengan insektisida berbahan aktif metomil atau profenofos. Insektisida berbahan aktif metomil, semisal lannate, metindo, dan bomba. Sedangkan insektisida berbahan aktif profenofos, semisal curacron, biocron, dan buzzer.

6. Ulaut Grayak (Spodoptera liture F)
Tanaman tomat yang diserang hama ini di tandai dengan permukaan daun atas akan berlubang dan tulang daun akan busuk ataupun rusak sehingga daun tak beraturan atau tak merata.

Pengendalian hama ini bisa dikerjakn dengan cara melakukan pemangkasan daun yang terserang atau dengan cara melakukan penyemprotan dengan insektisida sesuai dengan dosis.


jual kasa insect Net  
* Info selengkapnya mengenai harga Insect Net klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Insect Net untu melindungi tanaman anda dari serangga atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja. (Minggu dan Hari Besar Kami Tutup).

Customer Service :
Telp : 031 - 8830487 
Mobile : 0852 3392 5564 / 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 
Email : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

Catatan :
- Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim
  Ke kota tujuan
- Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu
- Harga netto (tidak termasuk PPN )

Minggu, 04 November 2018

Tips Cara Pengendalian dari Hama Putih (Nymphula Depuntalis guenee)

Menjual Kasa Insct Net Warna Hujau dan Putih - Lim Corporation

Hama putih atau biasa juga disebut penggulung daun, yang mempunyai nama latin Nympula depunctalis (Guenee). Biasanya hewan ini menyerang tanaman yang berumur lebih dari 6 bulan. Ciri khas yang dapat dilihat untuk tanda hama putih ialah adanya tabung-tabung yang terbuat dari daun tanaman padi yang tergerek (terpotong) yang berisi larva dan kepompong yang dipakai untuk perlindungan diri dan penyebaran dalam mencari makan. Biasanya tabung-tabung itu banyak terapung di areal persawahan. Berbeda dengan hama putih palsu yang dia hanyalah menggulung tanaman dan tidak memotongnya dan menggerek klorofilnya.

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan memberikan sedikit tips cara bagaimana mengendalikan hama putih (Nyumpula depunctalis guenee) yang dapat merusak tanaman kita. Adapun tips Cara pengendalian dari hama putih (Nymphula depuntalis guenee) adalah dengan cara berikut ini, yaitu :

Baca Juga :
1. Bersihkanlah rumput - rumput yang merupakan tanaman inang hama putih( Nymphula depuntalis guenee). Tanaman inang hama putih diantaranya merupakan rumput lempuyangan dan rumput asinan

2. Cara pengendalian yang paling baik menurut BB Padi adalah dengan cara mengeringkan lahan selama 3 - 5 hari. Disebabkan larva dari hama putih ini bernafas dengan cara mengambil oksigen dari dalam air sehingga jika lahan dikeringkan hama ini pasti akan kehilangan oksigen atau tak bisa bernafas.

3. Ada pun cara yang ke 3 adalah, yakni mengumpulkan larva dan pupa hama putih tersebut lalu menghabisinya dengan cara mengSuburnya.

Ciri fisik hama putih (Nymphula depuntalis huenee) :

Hewan ini mempunyai warna yang sangat mencolok, yaitu warna putih, Panjang sayap dari hewan berikut adalah 6 mm dan rentang sayap 15 mm. Hewan ini biasa muncul pada saat malam hari dan tertaik cahaya.

* Ayo bergabung di Fanpage kami "Pertanian & Perkebunan" agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Telur 
- Stadium telur 2 - 6
- berbentuk bulat berwarna kuning muda
- telur diletakkan secara kelompok pada daun atau juga bisa diletakan pada pelepah yang berdekatan dengan permukaan air, adapun jumlah telur per kelompok adalah 10 - 20 butir.
- 1 ekor hewan ini mampu menghasilkan 50 butir telur.

Jual insct net
* Info selengkapnya mengenai harga Insct Net klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Insect Net untu melindungi tanaman anda dari serangga atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja. (Minggu dan Hari Besar Kami Tutup).

Customer Service :
Telp : 031 - 8830487
Mobile : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0812 3258 4950
Email : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1 | Admin 2 | Admin 3

Catatan :
- Minimal order 10 roll
- Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim
  Ke kota tujuan
- Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu