Tampilkan postingan dengan label Insecnet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Insecnet. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Februari 2019

Budidaya Macam - Macam Menaman Alpukat Dari Biji Sendiri

DISTRIBUTOR INSECTNET - Lim Corporation 


Menaman Alpukat:

Alpukat yang dikenal dengan nama latin Persea americana merupakan buah yang berasal dari daratan Amerika Tengah dan Meksiko. Alpukat atau avocado berasal dari kata ahuacatl, merupakan bahasa Aztek dari Amerika Tengah dan Meksiko. Bahwa alpukat telah dikonsumsi oleh masyarakat didaratan Amerika.

1. Persiapan Biji Alpukat
Petama menanam alpukat dari biji adalah mempersiapkan biji atau benih alpukat terlebih dahulu. Benih atau biji alpukat, Karena kita bisa mendapatkannya dari buah alpukat yang sudah tua.

2. Persiapan Media Tanam (Media Air)
Untuk memudahkan pembibitan tanaman alpukat, Kita lakukan dengan media air terlebih dahulu. Media air ini memudahkan pertumbuhan akar dan tunas.Dengan media air, pembibitannya lebih dapat dikontrol dan diawasi.


3. Proses Pembibitan Tanaman Alpukat
Pembibitan dikatakan tahapan awal menanam alpukat. Pembibitan menjadi faktor penting pertumbuhan tanaman. Menyiapkan biji alpukat media tanamnya, lakukanlah metode pembibitan dengan tahapan berikut.
- Tuangkan air ke dalam cup atau gelas plastik yang telah kita sediakan. Kuantitas air tidak akan memenuhi gelas, sehingga cukup tuangkan - air sebanyak ¾ gelas.
- Diletakkan biji alpukat yang telah kita tusuk dengan gigi diatas cup atau gelas plastik.
- Dipastikan posisi atau letak biji alpukat yang benar,Yang terendam air adalah bagian bawahnya, Tempat tumbuhnya akar.
- Berikan biji alpukat yang terendam air adalah sebanyak ¼ bagian.
- Berikan garis sesuai dengan ukuran air.
- Tuangkan satu sendok gula pasir ke dalam air. Gula pasir berfungsi sebagai nutrisi untuk pertumbuhan tunas dan akar alpukat.
- Letakkan ditempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.

BACA JUGA:
4. Pemeliharaan Bibit Tanaman Alpukat  
Untuk pemindahan ke media tanah yang kita siapkan sekarang. Alat dan bahan yang kita perlukan:
- Kita harus diperhatikan volume air. Sewaktu-waktu volume air kita berkurang atau berada dibawah garis yang menjadi tanda ukuran air.
- Siramlah atau kita tambahkan air sampai garis batas volume air.
- Pemeriksaan volume air setiap hari. Jangan biarkan biji alpukat tidak terendam oleh air karena mengakibatkan kegagalan dalam bercocok tanam pada tahap awal.
- Gantilah air yang digunakan 5 hari sekali.
- Di pantau pertumbuhan calon tanaman alpukat.
- Hari ke 21, biji alpukat mulai retak.Menandakan bahwa akan dan tunas akan segera tumbuh.
- Hari ke 22 sampai hari ke 28, pertumbuhan akar dan tunas pada biji  alpukat.
- Hari ke 45, akar yang sudah rimbun dan tunas sudah tumbuh sekitar dari 15 cm.
- Tanaman alpukat yang sudah siap lalu pindahkan ke media tanah.

5. Persiapan Media Tanam ( Media Tanah )
Setelah bibit tanaman alpukat sudah berakar rimbun dan tunasnya mencapai tinggi kurang lebih 15 cm, Artinya sudah dapat memindahkan bibit ke media tanah. Untuk pemindahan ke media tanah, tentunya yang dipersiapkan sedikit berbeda.

6. Pemindahan Bibit ke Media Tanah
- Masukkan tanah kedalam pot.Cukup mengisi pot sampai setengah bagian saja.
- Letakkan bibit tanaman alpukat.
- Masukkan lagi tanah untuk menutupi akar tanaman alpukat hingga tanah kuat untuk menyangga tanaman.
- Potong tunas sekitar 7 cm sebagai untuk merangsang pertumbuhan batang dan daun tanaman.
- Siram tanaman alpukat dengan air secukupnya.
- Letakkan tanaman alpukat tempat yang terpapar dengan sinar matahari.



7. Pemeliharaan Tanaman Alpukat
Memelihara tanaman sebagai berikut.
- Letakkan tanaman alpukat ditempat yang memenuhi diluar rumah atau di pekarangan.
- Siram dengan teratur.
- Daun yang sudah menguning artinya tanaman terlalu banyak mengandung air. - Masih daun menguning, keringkanlah dibawah sinar matahari.Setelah kering, siram kembali dengan teratur.
- Masih daun berwarna coklat dengan ujungnya kering, artinya tanaman terlalu banyak mengandung garam.
- Potonglah batang tanaman dengan teratur, jangan sampai yang ada tingginya melebihi 30 cm.

8. Proses Panen Alpukat
Usia panen alpukat berkisar sekitar 6 sampai 7 bulan setelah pembibitan. Kita juga tergantung pada kondisi cuaca, angin, intensitas cahaya matahari yang didapatkan. Oleh karena itu penentuan panen tidak dilakukan hanya dengan kasat mata seperti dengan melihat warna kulit luarnya saja.

JUAL INCESTNET MURAH
* Info Lengkap Mengenai Harga Insect Net Klik tautan berikut ini http://bit.ly/hargainsectnet

Bila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Insect Net untuk greenhouse atau penjemuran atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com

Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

CATATAN :
– Minimal order 1 Ball (20 roll)
– berat per ball sekitar 60kg
– harga franco Surabaya, belum termasuk biaya kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah sewaktu-waktu


Kamis, 31 Januari 2019

Cara Budidaya Sawi Hijau Dengan Menghasilkan Melimpah


DISTRIRBUTOR INSECTNET  DENGAN MURAH - Lim Corporation 

Sawi hijau adalah salah satu variant dari sawi yang digunakan pada masakan seperti campuran bakso atau mie ayam ataupu yang lainnya. 

Syarat tumbuh
Sawi adalah tanaman sayuran dapat tumbuh pada dataran rendah maupun tinggi, tapi sawi banyak dibudidayakan pada dataran rendah seperti sawah,pekarangan rumah atau ladang yang memiliki ketinggian sekitar 5 hingga 1200 meter diatas permukaan laut.

BACA JUGA:
syarat tumbuh sayuran sawi hijau:
- Pada saat masih bibit, sawi membutuhkan intensitas cahaya yang lemah sehingga butuh naungan di lahan tanam.
- Ketika pertumbuhan sawi membutuhkan intensitas cahaya yang kuat sehingga tidak memerlukan naungan lagi. sehari sawi memerlukan penyiraman sekitar 10 hingga 13 jam.
- Suhu yang dibutuhkan  untuk budidaya sawi adalah sekitar 15°C sampai 32°C dan dengan kelembaban sekitar 80 hingga 90%


Lahan Tanam
Ditanami perlu dilakukan pengolahan seperti penggemburan tanah dan membuat bedengan. Sebelum penggemburan tanah sebaiknya bersihkan lahan dari rumput atau gulma yang mengganggu, lalu baru lakukan penggemburan tanah dilakukan dengan cara dicangkul, Setelah itu buatlah bedengan dengan ketinggian berkisar antara 20 cm hingga 30 cm, lebar berkisar 1 meter dengan panjang sesuaikan dengan panjang lahan. Jarak bedengan dengan yang lain adalah sekitar 40 cm, lalu setelah bedengan jadi selanjutnya bedengan diberi pupuk kompos dengan dosis sekitar 100 kilogram untuk per 100 m2, kemudian diberi pupuk cair 1 liter air per 10 ml, tutup bedengan dengan tanah lagi, diamkan 3 hari untuk siap ditanami. bedengan sawi juga dapat dibudidayakan dengan menggunakan pot, polybag, atau rak vertikultur.

Penanaman
Setelah didiamkan selama dalam 3 hari bedengan yang siap di tanami kemudian di buat lubang dengan jarak antar lubang sekitar 15 cm dan antar baris berjarak sekitar 20 cm. Jika lubang tanam telah siap maka selanjutnya setiap lubang diberi bibit benih 1 hingga 2. Setelah bibit ditanam lalu sirami bedengan hingga basah.

Perawatan
Termasuk hal penting dalam melakukan budidaya karena hasil dari perawatan yang maksimal maka akan menghasilkan tanaman yang maksimal.

Penyiraman
Dilakukan 2 kali sehari secara teratur  yaitu pada pagi dan sore hari, atau di sesuaikan dengan keadaan musim.

Penjarangan
Lakukan penjarangan pada tanaman sekitar 2 minggu setelah penanaman. penjarangan dilakukan agar tanaman tidak tumbuh terlalu rapat.

Penyulaman
Dilakukan untuk mengganti tanaman yang sudah mati, tanaman yang terserang hama dan penyakit atau layu dengan tanaman baru.


JUAL INSCT NET
Penyiangan 
Tanaman gulma dapat dilakukan 2 hingga 4 kali selama masa tanam hingga panen sawi. Penyiangan biasanya dilakukan pada 1 hingga 2 minggu setelah penanaman.

Pemupukan
Setelah penanaman, pemupukan ditambahan dilakukan setelah 3 minggu penanaman menggunakan urea dengan dosis 50 kilogram per hektar atau menggunakan pupuk cair.

Hama Dan Penyakit
Yang sering menyerang tanaman sawi adalah: Ulat titik tumbuh, Ulat tritip , Siput , Ulat Thepa javanica, Cacing bulu , Penyakit akar pekuk, Bercak daun alternaria, Busuk basah, Penyakit embun tepung, Penyakit rebah semai , Busuk daun, busuk Rhizoctonia, Bercak daun, Virus mosaik.

Panen
Sawi dilakukan saat panen paling cepat sekitar 45 hingga 50 hari dan paling lama sekitar 70 hari setelah penanaman.Pemanenan agar dilakukan dengan cara memotong bagian pangkal batang sawi atau dengan cara di cabut. panen jangan sampai terlambat, jika terlambat maka sawi akan berbunga. sawi agar tanaman tetap segar dan tidak layu sebaiknya di percik dengan air.

* Info selengkapnya mengenai harga Insect Net klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Insect Net untuk melindungi tanaman anda dari serangga atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan Hari Besar Tutup)

Customer Service:
Telp: 031-8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com

Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

CATATAN:
– Minimal order 1 Ball (20 roll)
– berat per ball sekitar 60kg
– harga franco Surabaya, belum termasuk biaya kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah sewaktu-waktu



Jumat, 21 Desember 2018

Cara paling Ampuh Membasmi Hama Pada Bunga Kamboja

Distributor Kasa Insct Net Putih & Hijau - Lim Corporation

Tanaman Kamboja atau bisa juga disebut dengan tanaman adenium. Banyak orang salah mengartikan nama dari bunga ini, sering kali orang mengartikan bunga kamboja adalah bunag kamboja - komboja yang berada di pemakaman. Bunga kamboja merupakan salah satu bungah yang digemari karena keindahannya, bunga kamboja pada umumnya digunakan untuk aksesori dan hiasan lainnya, dan tumbuhan kamboja pada umumnya ditempatkan disetiap setiap rumah, karena keunikan dari pohon bunga kamboja ini lah yang membuat sebuah daya tarik tersendiri oleh para pecinta bunga.

Untuk anda yang senang berbudidaya bunga kamboja anda harus merawatnya dengan baik, salah satu cara merawat yang benar dan baik ialah dengan cara mencegah hama agar tidak bisa merusak tanaman kambuja anda. Berikut ialah penjelaskan bagaimana cara membasmi hama yang ada di bunga kamboja.

Baca Juga :
Hama aphid
Aphid ini merupakan suatu hama yang berwujudkan kutu yang mempunyai warna kuning, hama aphid umumnya hidup berkelompok dengan jumlah yang sangat banyak. Hama ini suka menggangu tanaman Adenium, dengan cara menyerang, memakan, serta menghisap beberapa cairan sel pada daun yang muda.

Ciri daun yang sudah terkena serangan hama aphid adalah daun berubah keriting, menjadi hitam, serta akan mengering. Aphid gemar bersembunyi pada balik pucuk tanaman adenium, tepatnya pada bagian area bawah daun serta di bagian tangkai bunga.

Untuk penanganan hama aphid ini dapat dikerjakan dengan cara menyemprotkan cairan pestisida demiter, tahap penyemprotan pestisida tersebut dilakukan pada sisi yang terkena serangan saja serta cukup dilakukan dalam kurun waktu 1 minggu sekali, dengan lamanya sekitar 3 minggu.


Hama red spider
Red Spider adalah suatu hama yang sering menyerang bagian tanaman dari Adenium. Hama ini gemar sekali bersembunyi di bawah permukaan daun muda, untuk menghisap suatu cairan pada daunnya. Daun yang terkena serangan hama ini bakal berubah warna menjadi sangat kusam dan mengerut, hama ini sering melancarkan serangan saat musim kemarau.

Untuk penanganannya dapat dilakukan dengan cara menyemprotkan cairan pestisida yang bahannya dari hasil campuran dari Curacron, Kelthane, atau Omite. Dosis untuk pestisida yang digunakan untuk diberikan sesuai dengan anjuran yang tertera pada kemasan pestisida.

Hama thrips
Thrips merupakan semacam hama kutu yang mempunyai warna hitam yang bisa bergerak amat cepat. Hama trips sering sekali menyerang di bagian bunga yang belum saatnya mekar, maka bunga bisa gagal mekar kemudian mengering. Serangan trips dapat dicegah dan ditangani dengan cara menyemprotkan cairan insektisida Agrimex, Pegasus, dan  Confidor pada bagian yang terkena serangan dari hama trips.

Sekian ulasan dari kami mengenai cara membasmi hama di bunga kamboja semoga tulisan diatas dapat berguna dikemudian hari. Sekian dari kami assalamualikum.

jual insect Net
* Info selengkapnya mengenai harga Insect Net klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Insect Net untu melindungi tanaman anda dari serangga atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja. (Minggu dan Hari Besar Kami Tutup).

Customer Service :
Telp : 031 - 8830487
Mobile : 0852 3392 5564 / 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950
Email : limcorporation@gmail.com
Whatsapp : Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

Catatan :
- Minimal order 10 roll
- Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim Ke kota tujuan
- Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Minggu, 09 Desember 2018

Mari Mengenal Hama Yang Sangat Berbahaya Bagi Tanaman Bunga Mawar Saat Budidaya Berlangsung?

Hama Yang Berada Pada Tanaman Bunga Mawar -  Lim Corporation

Bunga mawar merupakan suatu jenis tanaman semak dari genus Rosa sekaligus nama bunga yang dihasilkan tanaman ini. Mawar liar terdiri dari 100 spesie lebih, kebanyakan tumbuh ini dapat dijumpai di belahan bumi utara yang berudara sejuk. Tanaman bunga mawar merupakan salah satu tanaman hias dengan mempuyai ciri - ciri duri pada batangnya. Bunga mawar adalah salah satu bunga yang sangat digemari oleh banyak orang dan sebagai lambang cinta bagi orang yang sedang jatuh cinta.

Melalui pengertian berikut, kali ini kami akan membagikan informasi mengenai hama yang biasa menyerang bunga mawar. Berikut merupakan beberapa jenis hama yang biasa menyerang tanaman mawar/bunga mawar, yaitu :

Baca Juga :


1) Hama Kutu daun (Macrosiphum rosae Linn Aphids)
Kutu daun atau juga bisa disebut Afid adalah jenis serangga kecil yang memakan getah pada tanaman. Kutu daun memiliki gaya hidup secara berkelompok, berwarna hitam, coklat atau hijau. Kutu daun memiliki ukuran kecil dan panjangnya antara 1 mili meter sampai 2 mili meter. Kutu daun mempunyai peran ganda selain sebagai hama sekaligus sebagai perantara virus.

2) Hama Kumbang (beetle)
Kumbang memilik beberapa jenis, adapun jenis kumbang yang menyerang mawar adalah jenis kumbang chafer. Chafer Eropa merupakan kumbang dari family Scarabaeidae. Sebelumnya kumbang ini hanya ditemukan di Eropa kontinental, spesies invasif ini sekarang bisa ditemukan di daerah lintang sedang di Amerika Utara, dan mereka biasa disebut dengan nama serangga Juni.

3) Hama Siput berbulu (hairy slug)
Tempat hidup, bentuk, tingkah laku, dan anatomi siput pun sangat bermacam - macam di antara anggota-anggotanya. Siput bisa ditemukan pada berbagai lingkungan yang berbeda. Sebagian besar spesies siput merupakan hewan laut. Siput banyak juga yang hidup di darat, air tawar, bahkan air payau. Kebanyakan siput adalah herbivora, meskipun beberapa spesies yang hidup di darat dan laut bisa omnivora atau karnivora predator. Beberapa contoh Gastropoda diantaranya ialah bekicot (Achatina fulica), siput kebun (Helix sp.), siput laut (Littorina sp.) dan siput air tawar (Limnaea sp.)

4) Hama Tungau (Tetranychus telarius)
Tungau merupakan sekelompok hewan kecil bertungkai delapan yang, bersama-sama dengan caplak, menjadi anggota superordo Acarina. Tungau tidaklah termasuk kutu dalam pengertian ilmu hewan meskipun sama-sama berukuran kecil.

5) Hama Thrips
Diterjemahkan dari bahasa Inggris-Thrips menit, serangga ramping dengan sayap berumbai dan mulut asimetris unik. Spesies thrip yang berbeda memberi makan sebagian besar pada tanaman dengan menusuk dan menghisap isinya, meskipun beberapa adalah predator. Sekitar 6.000 spesies telah dijelaskan.

Berikut itu tadi merupakan penjelasan singkat mengenai hama yang menyerang bunga mawar dan cara. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada artikel selanjutnya.

menjual Insect Net warna hijau & putih
* Ayo bergabung di Fanpage kami "Pertanian & Perkebunan" agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Insect Net untu melindungi tanaman anda dari serangga atau digunakan untuk yang lainnya dengan Harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja. (Minggu dan Hari Besar Kami Tutup).

Customer Service :
Telp : 031 - 729905031
Mobile : 0852 3392 5564 / 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950
Email : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

Catatan :
- Harga Franco Surabaya
- Harga netto (tidak termasuk PPN )
- Harga tidak mengikat bisa berubah sewaktu-waktu

Sabtu, 24 November 2018

Mengenal Hama Yang Biasa Menyerang Tanaman Tomat Agar Bisa Mengantisipasi Adanya Hama Tomat

Menjual Kasa Anti Seranga Yakni Insct net - Lim Corporation

Tomat adalah salah satu jenis tanaman hortikultura yang mempunyai potensi untuk dibudidayakan di negara beriklim tropis seperti di indonesia. Tanaman tomat bisa di tanam di dataran tinggi ataupun dataran rendah. Tanaman tomat yang ditanam di daerah dataran rendah yang paling sesuai adalah varietas yang tahan terhadap suhu panas.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam proses budidaya tomat yakni adalah hama. Adanya hama yang biasa menyerang tanaman tomat adalah ancaman serius untuk para petani tomat dan petani lainya. Dimana serangan hama dan penyakit pada tomat akan mengurangi produksi saat panen, bahkan bisa mengakibatkan gagal panen pada saat waktu panen tiba.

Baca Juga : 

Hama adalah hal yang paling mengerikan bagi para petani tomat ataupun petani tanaman lainnya. Sebab hama bisa mengganggu pertumbuhan tomat. Dampaknya jika tanaman tomat diserang oleh hama, tanaman tomat bisa saja tak berproduktivitas tinggi lagi atau juga bisa tanaman tomat mati.

Hama dapat menyerang tanaman tomat bukan serta merta menyerang tanaman tapi ada sebabnya. Penyebab dari adanya hama ialah karena gulma tak pernah dilakukan proses pensiangi atau dibersihkan dan perawatan.

Untuk itu, penting bagi anda untuk mengenali hama yang biasa menyerang tanaman tomat. Mengenal hama yang dapat menyerang tanaman tomat, kita akan bisa mengambil tindakan apa yang perlu kita lakukan untuk mengendalikan hama dan penyakit tersebut.

Dengan mempelajari hama dan penyakit tomat beserta cara pengendalianya diharapkan, akan bisa membantu keberhasilan pada saat proses budidaya tanaman tomat.

Berikut adalah beberapa hama yang dapat menyerang tanaman tomat dan cara mengendalikannya, yaitu :

1. Kutu daun Thrips Tomat
Ciri-ciri  yang menonjol dari kutu daun thrips ialah mempunyai panjang 1 mm dan mempunyai warna hitam. Kutu daun thrips ini menyerang bagian daun tanaman. Akibatnya dari proses fotosintesis pada tanaman akan terganggu sebab proses fotosintesis terganggu atau bahkan bisa juga terhenti total.

Kutu daun thrips ini sering menghisap cairan yang berada didaun tanaman. Ciri - ciri dari serangan kutu daun thrips ialah daun tanaman akan mengalami perubahan warna menjadi putih. Serangan yang sudah parah akan menyebabkan daun menjadi kering dan seiring berjalanya waktu tanaman akan mati.

Cara pengendalianya adalah dengan cara memberi cairan insektisida sesuai dengan dosis yang ditentukan. Sedangkan cara untuk pencegahan serangan hama ini ialah dengan cara membersihkan gulma disekeliling tanaman tomat sebab kutu daun thrips kebanyakan berlindung pada bagian gulma.

2. Ulat Buah Tomat
Ulat buah tomat ini biasa melakukan penyerang pada bagian daun, bunga, dan buah tanaman tomat. Ciri-ciri dari hama ulat buah tomat ialah mempunyai panjang tubuh sekitar 3 cm.

Ulat ini mempunyai warna tubuh coklat sampai hitam. Tubuhnya diselubungi oleh bulu-bulu halus. Yang akan terjadi jika ulat buah tomat ini menyerang salah satu bagian tanaman seperti buah tomat adalah munculnya lubang yang mengelilingi buah. Tanaman tomat akan infeksi dan mengalami kebusukan (mati).

Pengendalian ulat buah tomat ini dapat dilakukan dengan memasang perangkat yang memiliki cahaya ultraviolet, membunuh telur beserta ulatnya, dan membersihkan tanaman liar di sekitar tanaman tomat.

Cara pengendalian ulat  buah, dan caranya antara lain dengan membersihkan lingkungan dari rerumputan yang biasa menjadi tempat sembunyi ulat atau juga bisa menjadi tempat tinggal ulat, dan ambil buah yang telah terserang ulat lalu dimusnahkan.

Selain itu anda juga bisa mengendalikan dengan menyiramkan insektisida, seperti Ludo 310EC, Prevanthon 50SC, atau Diazino 60EC. Penyemprotan lebih baiknya dikerjakan dengan dosis yang sesuai.

3. Kutu daun Aphis Hijau Pada Tomat
Kutu daun hijau lebih populer disebut dengan kutu hijau. Ciri-ciri dari kutu hijau ialah mempunyai panjang tubuh 2 mm. Warna tubuhnya adalah cokelat hingga hitam.

Kutu daun hijau ini paling sering menyerang bagian bawah daun tanaman tomat. Ciri-ciri dari serangan kutu daun hijau ialah tanaman menjadi kecil (kerdil), daun menjadi tidak bagus dan tergulung. Kutu hijau adalah penyalur virus. Itu mengartikan bahwa tanaman akan terkena virus yang ditularkan oleh kutu  daun.

Penyakit virus termasuk penyakit yang dapat mematikan. Jika kutu daun hijau ini tak cepat - cepat dibasmi, maka akan mengakibatkan tanaman menjadi busuk dan lebih parahnya lagi tanaman akan mati .

Kutu hijau ini dapat dikendalikan dengan menjaga kebersihan areal budidaya dari tanaman inang. Selain itu, juga dapat dilakukan dengan penyemprotan akarisida berbahan aktif abamectin.

4. Ulat Tanah (Agrotis ipsilo hufn)
Serangan hama tersebut di tandai dengan terlepasnya tanaman pada bagian pangkal batang yang akan mengakibatkan tanaman menjadi busuk, rusak, dan lebih paranya lagi tanaman bisa mengalami kematian. Pengendalian hama ini dapat dikerjakan dengan melaksanakan sanitasi kebun atau lahan selain itu juga bisa dengan melakukan peyemprotan dengan insektisida sesuai dengan dosis yang ditentukan.

Cara pengendalianya, yakni dengan menggunakan mulsa plastik dimana mulsa bisa meningkatkan suhu di dalam tanah, sehingga pupa dan ulat tak akan bisa bertahan hidup pada tanah. Lakukan pengolahan tanah dengan bagus, dan jika perlu lakukan penyemprotan menggunakan insektisida.

* Ayo bergabung di Fanpage kami "Pertanian & Perkebunan" agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

5. Lalat Buah (Bactrocera sp)
Hama tersebut mempunyai ukuran sekitar 8 mm denga warna tubuh hijau matang kehitaman dan mepunayi sayap tranparan. Sedangkan pada saat belatung muda mempunyai warna putih dan kekuningan apabila menjelang dewasa pada daging tomat. Tomat yang terserang hama ini akan mengalami pembusukan dan terdapat belatung di dalamnya.

Pengendalian hama ini dapat dikerjakan dengan cara melaksanakan pengolahan dengan cara yang baik dan benar, membuat perangkap, namun bila sudah terlanjur terserang dapat dilakukan pemetikan tomat lalu membakarnya supaya tidak menyebar pada buah yang lainnya.

Cara mengendalikan hama lalat buah, antara lain sanitasi lingkungan, buang dan musnahkan buah yang terserang hama tersebut, dan lakukan pengolah tanah disekitar tanaman supaya pupa dalam tanah mati.

Selain itu dapat dikerjakan pengendalian dengan insektisida berbahan aktif metomil atau profenofos. Insektisida berbahan aktif metomil, semisal lannate, metindo, dan bomba. Sedangkan insektisida berbahan aktif profenofos, semisal curacron, biocron, dan buzzer.

6. Ulaut Grayak (Spodoptera liture F)
Tanaman tomat yang diserang hama ini di tandai dengan permukaan daun atas akan berlubang dan tulang daun akan busuk ataupun rusak sehingga daun tak beraturan atau tak merata.

Pengendalian hama ini bisa dikerjakn dengan cara melakukan pemangkasan daun yang terserang atau dengan cara melakukan penyemprotan dengan insektisida sesuai dengan dosis.


jual kasa insect Net  
* Info selengkapnya mengenai harga Insect Net klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Insect Net untu melindungi tanaman anda dari serangga atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja. (Minggu dan Hari Besar Kami Tutup).

Customer Service :
Telp : 031 - 8830487 
Mobile : 0852 3392 5564 / 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 
Email : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

Catatan :
- Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim
  Ke kota tujuan
- Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu
- Harga netto (tidak termasuk PPN )

Jumat, 12 Oktober 2018

Mengenal Hama Serangga Tanaman dan Cara Menanganinya


Distributor Kasa Insec Net - Lim Corporation 

Hama tumbuhan merupakan organisme yang menyerang tumbuhan sehingga pertumbuhan dan perkembanganya terusik. Hama yang menyerang tumbuhan antara lain walang sangit, wereng, tungau, dan ulat.

1. Wereng
Wereng merupakan sejenis kepik yang merupakan daun dan batang tumbuhan berlubang - lubang, kemudian kering, dan pada akhirnya mati.

* Ingin Dapat Info Pertanian & Perkebunan Terkini? Kunjungi DISINI

2. Walang Sangit
Walang sangit ialah salah satu masalah hama yang juga meresahkan petani. Hewan ini bila diganggu, akan loncat dan terbang sambil mengeluarkan bau. Serangga ini mempunyai warna hijau kemerah- merahan.

3. Ulat
Kupu - kupu ialah serangga yang mempunyai sayap yang indah dan benareka ragam warna sayap. Kupu - kupu menempatkan telurnya dibawah daun dan bila menetas berbentuk larva. kupu sebagai ulat. Pada fase ini, ulat aktif memakan dedaunan bahkan pangkal batang, terutama pada waktu malam hari. Daun yang dimakan oleh ulat hanya tertinggal rangka atau tulang daunya saja.

Kasa insec Net
4. Tungau
Tungau (kutu kecil) bisaanya terdapat di sebuah bawah daun untuk mengisap daun tersebut. Hama ini banyak terdapat pada musim kemarau. Ciri - cirinya pada daun yang terserang kutu akan muncul bercak - bercak kecil lalu daun akan menjadi kuning lalu gugur. Hama ini dapat ditangani dengan cara mengumpulkan daun - daun yang suda terserang hama pada suatu tempat dan dibakar.

Nah, untuk mengantisipasi supaya hama atau serangga tidak masuk kami sarankan agar tanaman anda dilindung oleh kasa/insct net. Kasa ini berguna untuk melindungi tanaman anda dari berbagai serangan hama serangga penggangu seperti ada yang diatas tadi.


Insect Net Lim Corporation
Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Insect Net untu melindungi tanaman anda dari serangga atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja.(Minggu dan Hari Besar Kami Tutup).

Customer Service
Telp          : 031 - 8830487
Mobile     : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0812 3258 4950
Email       : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1 | Admin 2 | Admin 3

Catatan :
- Minimal order 10 roll

- Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim
  Ke kota tujuan

- Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Kamis, 27 September 2018

Pengertian Apa Itu Insectnet/Kasa?

Distributor Insect Net Indonesia - Lim Corporation


Izinkan kami sedikit memberika informasi tentang Insectnet/kasa yang baru-baru ini sering digunakan oleh para petani untuk melindungi tanamannya dari serangan serangga pengganggu

Apa Itu insectnet 
Insectnet adalah salah satu alat yang diperuntukan sebagai alat pertanian yang kebanyakan orang menyebutnya sebagai kasa, biasanya para petani memakainya sebagai Greenhouse.

* Ingin Dapat Info Pertanian & Perkebunan Terkini? Kunjungi DISINI 

Fungsi Dari Insectnet/Kasa 
Fungsinya adalah sebagai penangkap serangga seperti kupu-kupu, capung, belalang, dan lain sebagainya.Insectnet/kasa ini tebuat dari kain jaring yang amat lembut, supaya tak menyakiti sayap pada serangga yang tertangkap, selain sebagai penagkap serangga insectnet/kasa juga dapat mencegah serangga penggu masuk ke wilayah tanaman yang kita budidayakan.

Ukuran dan Warna dari Insectnet/kasa yang umum diperjual belikan adalah : 

- Insectnet Warna hijau,ukuran : 1 x 50 meter
- Insectnet Warna putih, ukuran : 1 x 50 meter



Distributor Inscrnet Indonesia
Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Insect Net untu melindungi tanaman anda dari serangga atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja.(Minggu dan Hari Besar Kami Tutup)

Customer Service 
Telp          : 031 - 8830487
Mobile     : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0812 3258 4950
Email       : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1 | Admin 2 | Admin 3

Catatan :
- Harga Franco Surabaya

- Harga netto (tidak termasuk PPN)

- Harga tidak mengikat bisa berubah sewaktu-
  waktu

Sabtu, 04 Agustus 2018

Tirik Menanam Jeruk Dengan Mudah Dan Hasil Melimpah


Kalian berkeingin menanam jeruk, Sapa tidak kenal jeruk, Buah dengan banyak sekalih manfaat. Sebelum kalian menanam buah jeruk kalian harus mempersiapkan alat and bahan untuk menanam dan merawat tanaman buah jeruk, berikut ialah carah menanam buah jeruk dan alat bahan yang diperlukan :

Alat dan Bahan :
o>Hal Paling utama Duwit(uwang)atau fulus
o>Piso
o>Gunting
o>Serpian genting
o>Sediakn Lilin biasa
o>Buah jeruk  matang
o>Tanah untuk tanaman
o>Sediakan Pupuk kompos
o> Sediakan juga Pupuk kandang
o> Pot atau tempat yang lain juga bisa

Baca Juga :  Mengenal Insect Net Dan Kegunaan

Dan inilah Langkah-langkah tuk menanamnya :

+) Jadikan jeruk nipis menjadi dua. Perhatikan jangan sampek bijinya terluka akibat terkena mata            piso.

+) Simpan biji jeruk nipis berikut di tempat yang sejuk dankering. Diamkan diangini sampai tiga            hari tukmembersihkan lapisan lendir yang menempel di permukaannya.

+) Sembari menunggu biji siap disemai, kalian dapat membuat tempat tanam berupa tanah dan                pupuk kompos. Udek sampai rata sambil dihancurkan tanah yang mengumpal sehinga gembur.

+) Setelah media tanam telah siap, isilah tempat tanam berikut ke dalam pot cukup setengah aja.             Jangan lupa kasih alas berupa serpian genteng supaya tempat tanam tersebut tak mudah hanyut.

+) Lalu, masukkan pupuk kandang di atas tempat taman tadi dgn ketebalan 3 sampai 5 cm.                     Daningat, biarkedua Tempat inipisah dantak perlu dicampur.

+) lanjutnya, masukkankembali tanah dan pupuk kompos di bagian teratas.

+) Setelah tiga hariterlewat, anda dapat memulai membenihkan biji jeruk nipis di dalam pot.

+) Buatlah lubang tanam dengan kedalaman sekitar 3 sampai 5cm. lanjutnya, masukkan biji jeruk            kedalam lubang. Minim, satu pot sebaiknya diisi dgn tigabiji supaya setelah tumbuh besar nanti,          tanaman-tanaman berikut tidak saling berebut   nutrisi.

+) Saat proses penyemaian, potbaiknya ditaruh di tempat yang mendapatkan cahanya sang surya           cukup dan terlindung dari curah hujan supaya tumbuh optimal. Contoh di teras rumah, teras                 belakang, dan pinggir jendela.

+) Setelah berumur lima bulan dgn tinggi mencapai 25 cm, pot bisa dipindahkan ke tempat yang              lebih terbuka. Jeruk nipis juga sangat sesuai sebagai salah satu tanaman di taman minimalis.

+) Perawatan pohon jeruk nipis cukup dilaksanakan dengan menyiramin secara teratur sehari sekali       atau tergantung kondisi tanah di pot tersebut. Penyiraman yang terlalu sering tentu akan                       menyebabkan tanaman membusuk.

+) Jangan lupa laksanakan juga pemangkasan secara bertahap, terutama pada cabang yang sakit.             Lanjutnya, bekas pemotongan berikut dapat ditutup dengan cairan lilin agar tak menjadi sumber         masuknya penyakit.

+) Saat berusia delapan bulan, jeruk nipis suda mulai berbuah. Kini, andadapat merasakan segarnya        buah jeruk nipis yang ditanam kalian sendiri.

Baca Juga : 





Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Insect Net untu melindungi tanaman anda dari serangga atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Web : untuk mengetahui harga - harga produk kami > kilik / kilik


Minggu, 29 Juli 2018

Mengenal Insect Net Dan Kegunaan


Insect Net dan Insect Screen Apa itu?
  Penjelasan dan Kegunaan Insect Net  Insectnet ialah salah satu alat perlengkapan dari sebuah bidang Pertanian / Tanaman yang mempunyai kegunaan yang sangat penting untuk sebuah bidang itu. Insect Net insect screen atau sering juga disebut kasa atau kelambu tanaman tersebut juga salah satu alat yang banyak di pakai untuk sebuah Greenhouse. Bagi anda para pencinta tanaman tentu kenal sebuah kata Green house yang sering digunakan sebagai sebuah tempat budidaya tanaman atau tumbuhan. Kebiasaan insect net ini digunakan untuk dinding greenhouse, sementara atap greenhouse menggunakan plastik UV (Ultra Violet).

Baca Juga : 




Nah Manfaat dan Fungsi Insect Net Adalah berikut :
  Fungsi ialah untuk menangkap serangga yang berada di alam seperti kupu-kupu, capung, perbuatan seperti ini yang dulunya dilakukan oleh anak kecil saat bermain. Dahulunya Insect net dibuat dangan bahan yang sangat halus dan lembut, supaya lebih gampang dipakai dan tak menyakiti atau merusak sayap serangga yang tertangkap.

  Berikut ini kemungkinkan bagi anak yang bermain, atau para kolektor dapat lebih menikmati kecantikan serangga yang ditangkapnya. Para ahli penelitian juga mendapatkan serangga yang sempurna sehingga bisa diteliti dan diamati dengan seksama.

  Berikut, ada juga yang mencontoh dari penggunaan kelambu, insect net yang tadinya hanya digunakan untuk mencegah nyamuk masuk saat tidur, digunakan tak hanya di tempat tidur, tetapi sekarang ke bagian rumah lain. Insect net mulai digunakan untuk panel pintu, jendela dan ventilasi rumah. Penggunaan pada panel tersebut memunculkan istilah baru yaknih screen net.
Demikianlah Artikel Mengenal Insect Net dan Manfaatnya
  Sekianlah artikel Mengenal Insect Net dan Manfaatnya kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.





Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Insect Net untu melindungi tanaman anda dari serangga atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Web : untuk mengetahui harga - harga produk kami > kilik / kilik



Kamis, 07 Desember 2017

Hama Yang Biasanya Menyerang Tanaman Hidroponik



Hama adalah makhluk hidup yang sedang mencari makan untuk hidup. Tetapi keberadaannya yang sering merusak tanaman sayuran menjadikan hama termasuk organisme yang dimusuhi oleh petani.

Bahkan dengan teknik hidroponik pun, hama masih menyerang tanaman. Maka dari itu, sebagai penanam tanaman hidroponik harus wajib mengetahui hama yang bisa mengganggu pertumbuhan tanaman serta bagaimana penanganannya.

Macam - macam hama yang menyerang tanaman hidroponik :  

1. Ulat Grayak

Hama ulat ini sesunggunya sudah sangat terkenal di seluruh dunia pertanian. Pasalnya reputasi ulat ini sendiri memang tidak perlu diragukan lagi, bahkan menjadi musuh lama bagi para petani. Salah satu jenis ulat yang seringkali menyerang tanaman yaitu ulat grayak atau spodoptera litura.

Ulat grayak bisa menghabiskan daun hingga benar-benar habis dalam waktu yang singkat, hal ini bisa mengakibatkan kemampuan fotosintetis dari tanaman menjadi terganggu.

Pada serangan yang masuk dalam tahap masif, ulat grayak mampu memakan habis seluruh bagian daun tanaman, bahkan hanya sekedar menyisakan tulang-tulang daunnya saja.

Penanganan hama ini bisa dilakukan secara mekanis yakni dengan membasmi telur serta ulat itu sendiri atau bisa dilakukan dengan metode kimia dengan menggunakan pestisida.



2. Semut Merah

Semut merupakan hama utama di pertanian serta perkotaan, yang bisa merusak tanaman serta menyerang wilayah pemukiman baik di luar maupun di dalam ruangan. 

Penanganannya yakni dengan buang atau memusnahkan semua semut pengganggu yang ditemukan. Bersihkan tanaman dengan air hangat atau air sabun. Bisa juga disemprot menggunakan malathion ataupun jenis lain yang cocok untuk membasmi hama ini



3. Lalat Buah

Lalat buah atau Bactrocera sp. adalah hama yang banyak menyerang buah - buahan dan sayuran. Lalat buah adalah salah satu hama penyebab gagalnya panen buah. Kerugian yang disebabkan dari serangan lalat buah di Indonesia cukup besar.

Dalam membasmi hama ini, para petani telah melakukan penanganan secara alami, diantaranya dengan membungkus buah, pengurungan tanaman dengan jaring plastik, pengasapan di sekitar pohon serta lainnya. Usaha ini memungkinkan untuk luas lahan yang relatif sempit, tetapi tidak efisien untuk lahan yang luasnya puluhan hektar.

Penanganan lain yang telah dilakukan yaitu pemandulan jantan, kimiawi serta memakai perangkap dengan menggunakan atraktan atau penarik.


BACA JUGA





4. Thrips
Hama Thrips atau trhips tabaci adalah hama yang paling berbahaya bagi tanaman. Hama ini menyerang pada daun tanaman terutama pada daun muda atau bagian pucuk tanaman. Gejala awal yang mudah dideteksi yaitu bila ditemukan daun keriting serta menggulung ke atas.

Akibat dari serangan hama thrips yaitu daun keriting, kering lalu mati. Pertumbuhan tanaman bisa terganggu serta produktivitas menurun. Pada serangan hebat bisa menyebabkan gagal panen, karena tanaman tidak mampu berproduksi sama sekali. Serangan hama thrips juga mengakibatkan bunga-bunga kering serta rontok.

Serangan pada tanaman muda menyebabkan kelayuan. Penanganan bisa dengan menyemprotkan insektisida atau dengan menggunakan perangkap kuning yang dilapisi lem.


 
5. Tungau tanaman

Hama tungau atau Mite adalah hama yang menyerang tanaman dengan cara menghisap cairan daun di dalam jaringan mesofil hingga jaringan itu rusak. Akibatnya klorofil pada daun pun menjadi rusak serta bisa menghambat proses fotosintesis pada tanaman.

Serangan hama tungau ditandai dengan munculnya bintik berwarna kuning pada permukaan daun. Bintik tersebut lama-kelamaan melebar kemudian berubah menjadi kecokelatan serta akhirnya menghitam.

Daun menjadi berkerut serta menggulung kearah bawah, menebal, berbentuk seperti sendok terbalik. Bagian bawah daun berwarna layaknya tembaga serta terdapat benang-benang putih halus. Penanganan hama tungau bisa dengan menggunakan pestisida alami maupun menggunakan pestisida kimia.



6. Kutu Kebul

Kutu kebul (Bemisia Tabaci) atau disebut juga dengan kutu putih, secara internasional dikenal dengan Silverleaf whitefly, adalah salah satu dari lalat putih yang saat ini termasuk hama penting tanaman budidaya. Kutu kebul tersebar di seluruh dunia terutama di kawasan iklim subtropis juga  tropis, seperti Indonesia.

Hama ini akan menghisap cairan dan serta batang pada tanaman sehingga tanaman yang terserang akan tumbuh kerdil, daunnya akan mengkerut, serta lama kelamaan tanaman akan mati secara perlahan. Penanganan hama ini bisa dengan memakai pestisida atau dengan menggunakan musuh alami kutu kebul.



7. Penggorok Daun
Hama Penggorok Daun  atau Liriomyza huidobrensis merupakan hama yang dikenal juga dengan sebutan leaf miner, adalah spesies lalat dari genus Liriomyza serta keluarga Agromyzidae. Lalat ini menyerang daun tanaman dengan cara menaruh telur di bagian epidermis daun.

Setelah telur menetas, larva yang baru menetas akan menggorok serta masuk ke dalam jaringan mesofil daun. Sehingga jaringan daun menjadi kosong, serta menampakkan bercak berwarna putih atau keperakan di atas permukaan daun. Penanganan hama ini dapat dengan menggunakan insektisida.




8. Belalang

Belalang merupakan salah satu serangga pemakan daun yang sangat mengganggu tanaman produktif petani. Tak jarang segala cara telah dilakukan untuk membasmi hama ini, namun hasilnya selalu mengecewakan karena hanya beberapa yang mati namun sebagian besar tetap saja menyerang tanaman.

Penanganan hama ini bisa dengan diambil secara manual atau dengan pestisida organik. Uniknya di beberapa daerah di Indonesia, belalang yang biasa menjadi hama tanaman ini di cari bukan sekedar untuk dimusnahkan, tetapi untuk dikonsumsi sebagai sumber protein.


Sekian dari saya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda terima kasih.