Tampilkan postingan dengan label hama tanaman tomat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hama tanaman tomat. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Juli 2019

Asal - Usul Insect Net Dan Kegunaan


Asal-usul Insect Net

Menurut asal-usul, salah satu bentuk insect net yang paling tua ialah kelambu.

Kelambu yang kita tahu sebagai pelindung tidur dari nyamuk, diketahui sudah digunakan sebagai perlindungan dari nyamuk sejak zaman Cleopatra. Saat itu, kelambu dibuat dari tenunan sutra mendatangkan dari cina.
Seorang penyair kebudayaan hindu kuno di India bernama Annamayya menyebutkan keberadaan domatera sebagai salah satu bagian peralatan pemujaan dalam upacara agama Hindu.

BACA JUGA:


Domatera artinya kelambu.

Peralihan atau perluasan manfaat insect net, sesuai dengan kebutuhan dan perubahan bentuk insect net itu sendiri.

Sesudah diketahui kelambu sebagai pelindung tidur, muncul juga insect net berbentuk kantong yang dipasang pada stik/tongkat.

Manfaatnya guna menangkap serangga yang ada di alam contoh kupu-kupu, capung, ngengat yang dulunya dilakukan anak kecil saat bermain.

Kemudian menjadi alat yang biasa dipakai para peneliti atau kolektor serangga.

Insect net bentuk ini pada dasarnya terbuat dari kain jaring yang lembut, supaya lebih gampang digunakan dan tak menyakiti atau merusak sayap serangga yang tertangkap.

Hal ini memungkinkan bagi  anak-anak yang bermain, atau para kolektor dapat lebih menikmati keindahan serangga yang ditangkapnya.


Para peneliti juga memperoleh serangga yang utuh sehingga bisa dipelajari dan diamati dengan seksama.

Terinspirasi dari pemakaian kelambu, insect net yang tadinya hanya dipakai guna mencegah nyamuk masuk saat tidur, dipakai tak hanya di tempat tidur, tetapi juga ke bagian rumah lain.

Insect net mulai dipakai pada panel pintu, jendela dan ventilasi rumah.

Pemakaian pada panel-panel ini memunculkan istilah baru yaitu screen net.

Sebab insect net pada panel rumah bentuknya cenderung terbentang seperti layar (screen).

Selain guna kebutuhan rumah tangga, pemakaian insect net melebar ke ranah pertanian.

Insect net dipakai pada greenhouse guna menahan serangga perusak supaya tak masuk ke areal pertanian/ greenhouse.

Masuknya serangga pada areal pertanian pastinya sangat merugikan.

Masuknya serangga, contoh belalang, kutu, ulat atau serangga lain tentu dapat merusak penampilan hasil panen, atau bahkan mengurangi hasil produksi.

Penanggulangan hama dengan penyemprotan insektisida hanya ampuh membunuh hama yang merusak tanpa bisa mencegah serangga perusak datang kembali.

Selain itu seringkali insektisida semprot mempunyai efek yang juga mempengaruhi organisme lain di sekitarnya.


Dari segi ekonomis, pemakaian pestisida juga dirasa menambah ongkos produksi.

Oleh sebab itu aplikasi insect net mulai dilirik sebagai salah satu alternative penanggulangan dan pencegahan, sehingga bisa mengurangi pemakaian insektisida.

Produksi meningkat, dan biaya produksi dapat ditekan sehingga menambah keuntungan.
Keberadaan Hama dan Penyakit ternyata tak hanya menyerang pada lahan terbuka saja.

Dalam kondisi serba tertutup contoh halnya greenhouse pun mereka masih bisa masuk dan merusak tanaman.

Bagaimana tips yang efektif mencegah dan mengendalikannya? Berikut ialah sedikit ulasan mengenai pengendalian OPT dalam  greenhouse.

Dewasa ini konsumen selalu meminta kualitas produk yang benar-benar prima, baik dari segi ukuran, warna, rasa, aroma  dan juga kemulusan penampilan luarnya.

Guna mencapai ketentuan kapasitas tersebut, orang mengembangkan penanaman buah, sayur-sayuran dan tanaman hias di dalam greenhouse yang lebih terkontrol lingkungannya.

Salah satu tantangan yang dihadapi adalah masalah hama dan penyakit dimana apabila tak terkontrol akan mempengaruhi nilai estetika produk.

Oleh sebab itu perlu dikembangkan program pengendalian hama penyakit secara menyeluruh dan terpadu.

Prinsip program tersebut ialah menjaga supaya pengendalian hama masih berada pada level yang aman dimana pemakaian pestisida berkurang dan dampak lingkungan menjadi minimal.

Greenhouse yang baik selain dirancang guna memberikan kondisi mikroklimat ideal bagi tanaman, juga memberikan perlindungan tanaman terhadap hama dan penyakit.

Perlindungan yang biasanya dilakukan ialah dengan memasang insect net pada dinding dan bukaan ventilasi di bagian atap.

Insect net yang baik tak dapat dilewati oleh hama contoh kutu daun. Sebab itu, ukuran atau mesh insect net sangatlah berpengaruh.

JUAL INSECT NET MURAH

* Info Lengkap Mengenai Harga Insect Net Klik tautan berikut ini http://bit.ly/hargainsectnet

Bila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Insect Net untuk greenhouse atau penjemuran atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com

Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

CATATAN :
– Minimal order 1 Ball (20 roll)
– berat per ball sekitar 60kg
– harga franco Surabaya, belum termasuk biaya kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah sewaktu-waktu

Kamis, 07 Februari 2019

Cara Menaman Kangkung Dengan Mudah


DISTRIBUTOR INSECT NET - Lim Corporation 


Menanam kangkung: 

- Persiapan Benih
Pembibitan kangkung dapat dilakukan dengan 2 cara yang pertama adalah menggunakan biji atau dengan sebutan generatif. Yang cara kedua, atau vegetatif, yaitu pembibitan dilaukan dengan sistem stek.

- Persiapan Lahan Tanam
Kita lakukan pertama adalah mencangkul. Agar tanah menjadi gembur, sekaligus membersihkan lahan dari beberapa gulma, rumput liar.
Lahan kiya yang digunakan sempit,Menanam kangkung bisa kita sesuaikan dengan kebutuhan saja. Prinsipnya lahan harus dibuat gembur, dan di atur bentuk menyerupai bedengan, agar bisa digunakan untuk budidaya kangkung.

BACA JUGA:
- Pemberian Pupuk
Diberi pupuk kandang kurang lebih secukupnya pada lahan, ratakan diatas bedengan, setelah itu biarkan selama 3 – 5 hari agar pupuk
dapat teremulsi sempurna kedalam tanah. Lahan terlalu asam, maka sebaiknya tambahkan kapur (dolomit) untuk menetralkan PH tanah.
Agar cara menanam kangkung bisa dilakukan dengan baik, pemberian kapur harus Digunakan, jika pupuk 1 karung maka gunakan kapur 1 ember kecil saja.

Tahapan cara Menanam Kangkung


- Penyulaman
Pemilihan dan penggantian tanaman yang mati atau tidak tumbuh sempurna, agar segera diganti dengan benih yang baru agar hasil yang di dapat nantinya sama.

- Perawatan tanaman kangkung
Bibit yang kita tanam tadinya pemeliharaan tanaman,dengan membersihkan gulma maupun tanaman lain dapat mengganggu perkembangan tanaman kangkung. Pemberian pupuk susulan perlu untuk menjaga ketersediaan unsur hara yang terdapat dalam lahan. Berikan pupuk urea dengan dosis 15 gr / meter lahan dengan cara ditabur di pinggiran bedengan.Pemupukan kita dilakukan kurang lebih dari 10 hari sejak bibit ditanam

- Panen Kangkung
Kangkung yang sudah kita panen pada saat memasukin usia tanam 30 hari sejak benih ditanam. Memanen kangkung adalah dengan mencabut hingga akar – akarnya, atau bisa memotong ujung pangkal batang kangkung menggunakan pisau. Kumpulkan hasil panen ditempat yang teduh tidak terlalu lembab supaya tidak layu. Lalu kangkung yang sudah di antisipasi dengan merendam akar kangkung yang sudah di panen supaya bertahan lebih lama.

Jual Insect Net 
* Info Lengkap Mengenai Harga Insect Net Klik tautan berikut ini http://bit.ly/hargainsectnet

Bila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Insect Net untuk greenhouse atau penjemuran atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com

Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

CATATAN :
– Minimal order 1 Ball (20 roll)
– berat per ball sekitar 60kg
– harga franco Surabaya, belum termasuk biaya kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah sewaktu-waktu



Cara Membasmi Hama Banyak Semut Pada Tanaman Cabe


DISTRIBUTOR INSECT NET  - Lim Corporation


Cara Membasmi Hama Semut Pada Tanaman Cabe 


- Menggunakan Buah Mentimun
Membasmi hama semut tanaman cabe dengan menggunakan buah mentimun cukup aneh dan banyak orang kurang di mengerti kegunaan mentimun untuk mengusir hama. Kenyatannya, mentimun merupakan jenis buah yang tidak disukai oleh semut.

- Menggunakan Boraks
Boraks merupakan bahan campuran garam mineral berkonsentrasi tinggi, Industri bahan ini difungsikan sebagai bahan pembersih, solder, pengawet kayu, antiseptik kayu, dan pengontrol kecoa.Pertanian boraks jarang dimanfaatkan sebagai pupuk penghasil sumber unsur boros.

BACA JUGA:
- Menggunakan Sabun
Hama semut tanaman cabe yaitu dengan menggunakan sabun, Sabun merupakan surfaktan sering dimanfaatkan sebagai pembersih dan pencuci badan maupun benda lainnya. Pergunaan materi pembersih kotoran, sabun juga berguna untuk membasmi semut.

-Menggunakan Cuka
Cuka atau asam aseta, asam etanoat alias asam cuka merupakan senyawa kimia asam organik yang digunakan sebagai penambah rasa asam dan aroma pada makanan. Ciri cuka sangat asam miliki bau yang  menyengat, rasa dan bau menjadikan serangga seperti semut tidak mengemari cuka.

- Menggunakan Jus Lemon
Kita memanfaatkan jus lemon, jus ini menjadi salah satu primadona bagi sebagian orang karena memiliki rasa yang segar dan cocok diminum ketika cuaca sedang terik. Jika sedikit diantara kita mengemari jus beda halnya dengan semut, semut tidak suka sama dengan jus lemon.


- Menggunakan Bubuk Kopi
Cara Menanam Cabe Hidroponik dengan Media Air, yaitu menggunakan bubuk kopi.Diketahui penyebab semut membenci bahan ini,sering kali semut akan menjauhin dari tempat yang ada bubuk kopinya.

- Menggunakan Bubuk Lada
Lada bahan dapur bermanfaat untuk melengkapi beberapa jenis masakan, selain itu bubuk lada berguna sebagai pengusir semut yang cukup mujarap. Taburkan bubuk lada pada bagian tanaman yang diserang atau semprotkan larutan bubuk lada pada kerumunan semut. 

- Menggunakan Garam Dapur
Garam dapur sebagai pengusir semut pada tanaman cabe sangat mudah, caramya cukup menaburkan garam pada bagain tanaman yang terjangkit hama semut atau dengan membuat larutan garam lalu kita semprotkan. 

JUAL InsectNet Murah 
* Info Lengkap Mengenai Harga Insect Net Klik tautan berikut ini  http://bit.ly/hargainsectnet

Bila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Insect Net untuk greenhouse atau penjemuran atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com

Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

CATATAN :
– Minimal order 1 Ball (20 roll)
– berat per ball sekitar 60kg
– harga franco Surabaya, belum termasuk biaya kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah sewaktu-waktu

Kamis, 31 Januari 2019

Cara Budidaya Sawi Hijau Dengan Menghasilkan Melimpah


DISTRIRBUTOR INSECTNET  DENGAN MURAH - Lim Corporation 

Sawi hijau adalah salah satu variant dari sawi yang digunakan pada masakan seperti campuran bakso atau mie ayam ataupu yang lainnya. 

Syarat tumbuh
Sawi adalah tanaman sayuran dapat tumbuh pada dataran rendah maupun tinggi, tapi sawi banyak dibudidayakan pada dataran rendah seperti sawah,pekarangan rumah atau ladang yang memiliki ketinggian sekitar 5 hingga 1200 meter diatas permukaan laut.

BACA JUGA:
syarat tumbuh sayuran sawi hijau:
- Pada saat masih bibit, sawi membutuhkan intensitas cahaya yang lemah sehingga butuh naungan di lahan tanam.
- Ketika pertumbuhan sawi membutuhkan intensitas cahaya yang kuat sehingga tidak memerlukan naungan lagi. sehari sawi memerlukan penyiraman sekitar 10 hingga 13 jam.
- Suhu yang dibutuhkan  untuk budidaya sawi adalah sekitar 15°C sampai 32°C dan dengan kelembaban sekitar 80 hingga 90%


Lahan Tanam
Ditanami perlu dilakukan pengolahan seperti penggemburan tanah dan membuat bedengan. Sebelum penggemburan tanah sebaiknya bersihkan lahan dari rumput atau gulma yang mengganggu, lalu baru lakukan penggemburan tanah dilakukan dengan cara dicangkul, Setelah itu buatlah bedengan dengan ketinggian berkisar antara 20 cm hingga 30 cm, lebar berkisar 1 meter dengan panjang sesuaikan dengan panjang lahan. Jarak bedengan dengan yang lain adalah sekitar 40 cm, lalu setelah bedengan jadi selanjutnya bedengan diberi pupuk kompos dengan dosis sekitar 100 kilogram untuk per 100 m2, kemudian diberi pupuk cair 1 liter air per 10 ml, tutup bedengan dengan tanah lagi, diamkan 3 hari untuk siap ditanami. bedengan sawi juga dapat dibudidayakan dengan menggunakan pot, polybag, atau rak vertikultur.

Penanaman
Setelah didiamkan selama dalam 3 hari bedengan yang siap di tanami kemudian di buat lubang dengan jarak antar lubang sekitar 15 cm dan antar baris berjarak sekitar 20 cm. Jika lubang tanam telah siap maka selanjutnya setiap lubang diberi bibit benih 1 hingga 2. Setelah bibit ditanam lalu sirami bedengan hingga basah.

Perawatan
Termasuk hal penting dalam melakukan budidaya karena hasil dari perawatan yang maksimal maka akan menghasilkan tanaman yang maksimal.

Penyiraman
Dilakukan 2 kali sehari secara teratur  yaitu pada pagi dan sore hari, atau di sesuaikan dengan keadaan musim.

Penjarangan
Lakukan penjarangan pada tanaman sekitar 2 minggu setelah penanaman. penjarangan dilakukan agar tanaman tidak tumbuh terlalu rapat.

Penyulaman
Dilakukan untuk mengganti tanaman yang sudah mati, tanaman yang terserang hama dan penyakit atau layu dengan tanaman baru.


JUAL INSCT NET
Penyiangan 
Tanaman gulma dapat dilakukan 2 hingga 4 kali selama masa tanam hingga panen sawi. Penyiangan biasanya dilakukan pada 1 hingga 2 minggu setelah penanaman.

Pemupukan
Setelah penanaman, pemupukan ditambahan dilakukan setelah 3 minggu penanaman menggunakan urea dengan dosis 50 kilogram per hektar atau menggunakan pupuk cair.

Hama Dan Penyakit
Yang sering menyerang tanaman sawi adalah: Ulat titik tumbuh, Ulat tritip , Siput , Ulat Thepa javanica, Cacing bulu , Penyakit akar pekuk, Bercak daun alternaria, Busuk basah, Penyakit embun tepung, Penyakit rebah semai , Busuk daun, busuk Rhizoctonia, Bercak daun, Virus mosaik.

Panen
Sawi dilakukan saat panen paling cepat sekitar 45 hingga 50 hari dan paling lama sekitar 70 hari setelah penanaman.Pemanenan agar dilakukan dengan cara memotong bagian pangkal batang sawi atau dengan cara di cabut. panen jangan sampai terlambat, jika terlambat maka sawi akan berbunga. sawi agar tanaman tetap segar dan tidak layu sebaiknya di percik dengan air.

* Info selengkapnya mengenai harga Insect Net klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Insect Net untuk melindungi tanaman anda dari serangga atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan Hari Besar Tutup)

Customer Service:
Telp: 031-8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com

Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

CATATAN:
– Minimal order 1 Ball (20 roll)
– berat per ball sekitar 60kg
– harga franco Surabaya, belum termasuk biaya kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah sewaktu-waktu



Sabtu, 24 November 2018

Mengenal Hama Yang Biasa Menyerang Tanaman Tomat Agar Bisa Mengantisipasi Adanya Hama Tomat

Menjual Kasa Anti Seranga Yakni Insct net - Lim Corporation

Tomat adalah salah satu jenis tanaman hortikultura yang mempunyai potensi untuk dibudidayakan di negara beriklim tropis seperti di indonesia. Tanaman tomat bisa di tanam di dataran tinggi ataupun dataran rendah. Tanaman tomat yang ditanam di daerah dataran rendah yang paling sesuai adalah varietas yang tahan terhadap suhu panas.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam proses budidaya tomat yakni adalah hama. Adanya hama yang biasa menyerang tanaman tomat adalah ancaman serius untuk para petani tomat dan petani lainya. Dimana serangan hama dan penyakit pada tomat akan mengurangi produksi saat panen, bahkan bisa mengakibatkan gagal panen pada saat waktu panen tiba.

Baca Juga : 

Hama adalah hal yang paling mengerikan bagi para petani tomat ataupun petani tanaman lainnya. Sebab hama bisa mengganggu pertumbuhan tomat. Dampaknya jika tanaman tomat diserang oleh hama, tanaman tomat bisa saja tak berproduktivitas tinggi lagi atau juga bisa tanaman tomat mati.

Hama dapat menyerang tanaman tomat bukan serta merta menyerang tanaman tapi ada sebabnya. Penyebab dari adanya hama ialah karena gulma tak pernah dilakukan proses pensiangi atau dibersihkan dan perawatan.

Untuk itu, penting bagi anda untuk mengenali hama yang biasa menyerang tanaman tomat. Mengenal hama yang dapat menyerang tanaman tomat, kita akan bisa mengambil tindakan apa yang perlu kita lakukan untuk mengendalikan hama dan penyakit tersebut.

Dengan mempelajari hama dan penyakit tomat beserta cara pengendalianya diharapkan, akan bisa membantu keberhasilan pada saat proses budidaya tanaman tomat.

Berikut adalah beberapa hama yang dapat menyerang tanaman tomat dan cara mengendalikannya, yaitu :

1. Kutu daun Thrips Tomat
Ciri-ciri  yang menonjol dari kutu daun thrips ialah mempunyai panjang 1 mm dan mempunyai warna hitam. Kutu daun thrips ini menyerang bagian daun tanaman. Akibatnya dari proses fotosintesis pada tanaman akan terganggu sebab proses fotosintesis terganggu atau bahkan bisa juga terhenti total.

Kutu daun thrips ini sering menghisap cairan yang berada didaun tanaman. Ciri - ciri dari serangan kutu daun thrips ialah daun tanaman akan mengalami perubahan warna menjadi putih. Serangan yang sudah parah akan menyebabkan daun menjadi kering dan seiring berjalanya waktu tanaman akan mati.

Cara pengendalianya adalah dengan cara memberi cairan insektisida sesuai dengan dosis yang ditentukan. Sedangkan cara untuk pencegahan serangan hama ini ialah dengan cara membersihkan gulma disekeliling tanaman tomat sebab kutu daun thrips kebanyakan berlindung pada bagian gulma.

2. Ulat Buah Tomat
Ulat buah tomat ini biasa melakukan penyerang pada bagian daun, bunga, dan buah tanaman tomat. Ciri-ciri dari hama ulat buah tomat ialah mempunyai panjang tubuh sekitar 3 cm.

Ulat ini mempunyai warna tubuh coklat sampai hitam. Tubuhnya diselubungi oleh bulu-bulu halus. Yang akan terjadi jika ulat buah tomat ini menyerang salah satu bagian tanaman seperti buah tomat adalah munculnya lubang yang mengelilingi buah. Tanaman tomat akan infeksi dan mengalami kebusukan (mati).

Pengendalian ulat buah tomat ini dapat dilakukan dengan memasang perangkat yang memiliki cahaya ultraviolet, membunuh telur beserta ulatnya, dan membersihkan tanaman liar di sekitar tanaman tomat.

Cara pengendalian ulat  buah, dan caranya antara lain dengan membersihkan lingkungan dari rerumputan yang biasa menjadi tempat sembunyi ulat atau juga bisa menjadi tempat tinggal ulat, dan ambil buah yang telah terserang ulat lalu dimusnahkan.

Selain itu anda juga bisa mengendalikan dengan menyiramkan insektisida, seperti Ludo 310EC, Prevanthon 50SC, atau Diazino 60EC. Penyemprotan lebih baiknya dikerjakan dengan dosis yang sesuai.

3. Kutu daun Aphis Hijau Pada Tomat
Kutu daun hijau lebih populer disebut dengan kutu hijau. Ciri-ciri dari kutu hijau ialah mempunyai panjang tubuh 2 mm. Warna tubuhnya adalah cokelat hingga hitam.

Kutu daun hijau ini paling sering menyerang bagian bawah daun tanaman tomat. Ciri-ciri dari serangan kutu daun hijau ialah tanaman menjadi kecil (kerdil), daun menjadi tidak bagus dan tergulung. Kutu hijau adalah penyalur virus. Itu mengartikan bahwa tanaman akan terkena virus yang ditularkan oleh kutu  daun.

Penyakit virus termasuk penyakit yang dapat mematikan. Jika kutu daun hijau ini tak cepat - cepat dibasmi, maka akan mengakibatkan tanaman menjadi busuk dan lebih parahnya lagi tanaman akan mati .

Kutu hijau ini dapat dikendalikan dengan menjaga kebersihan areal budidaya dari tanaman inang. Selain itu, juga dapat dilakukan dengan penyemprotan akarisida berbahan aktif abamectin.

4. Ulat Tanah (Agrotis ipsilo hufn)
Serangan hama tersebut di tandai dengan terlepasnya tanaman pada bagian pangkal batang yang akan mengakibatkan tanaman menjadi busuk, rusak, dan lebih paranya lagi tanaman bisa mengalami kematian. Pengendalian hama ini dapat dikerjakan dengan melaksanakan sanitasi kebun atau lahan selain itu juga bisa dengan melakukan peyemprotan dengan insektisida sesuai dengan dosis yang ditentukan.

Cara pengendalianya, yakni dengan menggunakan mulsa plastik dimana mulsa bisa meningkatkan suhu di dalam tanah, sehingga pupa dan ulat tak akan bisa bertahan hidup pada tanah. Lakukan pengolahan tanah dengan bagus, dan jika perlu lakukan penyemprotan menggunakan insektisida.

* Ayo bergabung di Fanpage kami "Pertanian & Perkebunan" agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

5. Lalat Buah (Bactrocera sp)
Hama tersebut mempunyai ukuran sekitar 8 mm denga warna tubuh hijau matang kehitaman dan mepunayi sayap tranparan. Sedangkan pada saat belatung muda mempunyai warna putih dan kekuningan apabila menjelang dewasa pada daging tomat. Tomat yang terserang hama ini akan mengalami pembusukan dan terdapat belatung di dalamnya.

Pengendalian hama ini dapat dikerjakan dengan cara melaksanakan pengolahan dengan cara yang baik dan benar, membuat perangkap, namun bila sudah terlanjur terserang dapat dilakukan pemetikan tomat lalu membakarnya supaya tidak menyebar pada buah yang lainnya.

Cara mengendalikan hama lalat buah, antara lain sanitasi lingkungan, buang dan musnahkan buah yang terserang hama tersebut, dan lakukan pengolah tanah disekitar tanaman supaya pupa dalam tanah mati.

Selain itu dapat dikerjakan pengendalian dengan insektisida berbahan aktif metomil atau profenofos. Insektisida berbahan aktif metomil, semisal lannate, metindo, dan bomba. Sedangkan insektisida berbahan aktif profenofos, semisal curacron, biocron, dan buzzer.

6. Ulaut Grayak (Spodoptera liture F)
Tanaman tomat yang diserang hama ini di tandai dengan permukaan daun atas akan berlubang dan tulang daun akan busuk ataupun rusak sehingga daun tak beraturan atau tak merata.

Pengendalian hama ini bisa dikerjakn dengan cara melakukan pemangkasan daun yang terserang atau dengan cara melakukan penyemprotan dengan insektisida sesuai dengan dosis.


jual kasa insect Net  
* Info selengkapnya mengenai harga Insect Net klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Insect Net untu melindungi tanaman anda dari serangga atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja. (Minggu dan Hari Besar Kami Tutup).

Customer Service :
Telp : 031 - 8830487 
Mobile : 0852 3392 5564 / 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 
Email : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

Catatan :
- Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim
  Ke kota tujuan
- Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu
- Harga netto (tidak termasuk PPN )